Instrumen · Risiko Rendah

SBN Ritel / Obligasi

Meminjamkan uang ke negara, dapat bunga tetap tiap bulan, pokoknya dijamin undang-undang.

Risiko rendah

Perkiraan imbal hasil bersih per tahun (setelah pajak dan biaya):

JangkaTerburukTengahTerbaik
1 tahun+5%+5,8%+6,2%
3 tahun+5%+5,8%+6,2%
5 tahun+5%+5,8%+6,2%
10 tahun+5%+5,8%+6,2%

Angka acuan, bukan data historis bulanan. Kupon SBN ritel 2026 sekitar 6,1-6,85% (SBR015: 6,75%/6,85%) dikurangi pajak kupon 10%, asumsi dipegang sampai jatuh tempo. Diperbarui Okt 2026.

Simulasikan di kalkulator

Apa itu?

Obligasi adalah surat utang. Kamu meminjamkan uang, lalu peminjamnya membayar bunga (kupon) secara rutin dan mengembalikan pokoknya saat jatuh tempo.

SBN Ritel (Surat Berharga Negara Ritel) adalah obligasi yang diterbitkan pemerintah Indonesia khusus untuk perorangan. Pembayaran kupon dan pokoknya dijamin undang-undang.

Jenis-jenisnya

Seri Kupon Bisa dijual sebelum jatuh tempo? Tenor
ORI Tetap Ya, di pasar sekunder 3 / 6 tahun
SR (sukuk, syariah) Tetap Ya, di pasar sekunder 3 / 5 tahun
SBR Mengambang, ada batas bawah Tidak, ada opsi cair sebagian 2 / 4 tahun
ST (sukuk, syariah) Mengambang, ada batas bawah Tidak, ada opsi cair sebagian 2 / 4 tahun

Kupon mengambang dengan batas bawah artinya kupon bisa naik kalau BI Rate naik, tapi tidak akan turun di bawah kupon awal.

Kelebihan

Risikonya

Biaya dan pajak

Kupon dipotong pajak 10%. Tidak ada biaya beli kalau dibeli saat masa penawaran.

Cocok untuk

Cara beli

Saat masa penawaran, lewat mitra distribusi resmi yang ditunjuk Kementerian Keuangan (bank, sekuritas, atau aplikasi investasi). Daftar mitra resmi ada di situs DJPPR Kemenkeu.