Instrumen · Risiko Rendah
Reksadana Pasar Uang
Instrumen paling tenang. Tempat yang pas untuk dana darurat dan uang jangka pendek.
Perkiraan imbal hasil bersih per tahun (setelah pajak dan biaya):
| Jangka | Terburuk | Tengah | Terbaik |
|---|---|---|---|
| 1 tahun | +3% | +4,5% | +6% |
| 3 tahun | +3,5% | +4,5% | +5,5% |
| 5 tahun | +3,5% | +4,5% | +5,5% |
| 10 tahun | +3,5% | +4,5% | +5,5% |
Angka acuan, bukan data historis bulanan. Rata-rata RD pasar uang Infovesta (YtD Juli 2026: +2,28%; proyeksi 2026 sekitar 4%). BI Rate 5,75% (Agustus 2026). Diperbarui Okt 2026.
Simulasikan di kalkulatorApa itu?
Reksadana adalah wadah yang mengumpulkan uang dari banyak orang, lalu dikelola oleh manajer investasi profesional. Kamu tidak perlu memilih sendiri mau beli apa.
Reksadana pasar uang (RDPU) hanya boleh menaruh uangnya di instrumen jangka pendek yang sangat stabil: deposito dan surat utang yang jatuh tempo kurang dari 1 tahun.
Cara kerjanya
Harga per unit reksadana disebut NAB (Nilai Aktiva Bersih). Di RDPU, NAB hampir selalu naik pelan setiap hari, mengikuti bunga deposito dan surat utang di dalamnya. Imbal hasilnya biasanya sedikit di atas bunga deposito bank.
Kelebihan
- Paling stabil di antara semua reksadana.
- Bisa mulai dari Rp10 ribu.
- Bisa dicairkan kapan saja, uang masuk dalam 1–2 hari kerja.
- Keuntungan reksadana tidak dipotong pajak lagi untuk kamu sebagai pemilik unit.
Risikonya
- Hasilnya tidak tinggi, kadang hanya sedikit di atas inflasi.
- Tidak dijamin LPS seperti tabungan bank. Risikonya kecil, tapi bukan nol.
- Imbal hasil ikut turun kalau suku bunga Bank Indonesia turun.
Cocok untuk
- Dana darurat.
- Uang yang akan dipakai kurang dari 1 tahun.
- Tempat parkir sementara sebelum dipindah ke instrumen lain.
- Profil Konservatif sebagai porsi terbesar.
Cara beli
Lewat aplikasi investasi reksadana atau bank yang menjadi agen penjual. Pastikan aplikasinya dan produk reksadananya terdaftar di OJK.