Instrumen · Risiko Sedang

Reksadana Pendapatan Tetap

Kumpulan obligasi yang dikelola profesional. Satu tingkat di atas pasar uang, baik hasil maupun naik-turunnya.

Risiko sedang

Perkiraan imbal hasil bersih per tahun (setelah pajak dan biaya):

JangkaTerburukTengahTerbaik
1 tahun-4%+5,5%+11%
3 tahun+1,5%+5,5%+8,5%
5 tahun+3%+5,5%+8%
10 tahun+4%+5,5%+7%

Angka acuan, bukan data historis bulanan. Perkiraan dari sejarah RD pendapatan tetap Indonesia (pernah minus di 2013, 2018, dan YtD Juli 2026: -1,35%). Diperbarui Okt 2026.

Simulasikan di kalkulator

Apa itu?

Reksadana pendapatan tetap (RDPT) menaruh minimal 80% dananya di obligasi, baik obligasi negara maupun perusahaan. Manajer investasi yang memilih dan mengatur obligasinya.

Cara kerjanya

Hasilnya datang dari dua sumber:

  1. Kupon obligasi yang dibayar rutin.
  2. Naik-turunnya harga obligasi. Ini yang membuat RDPT bisa minus.

Aturan penting: saat suku bunga naik, harga obligasi turun, dan sebaliknya. Karena itu RDPT bisa minus beberapa persen di tahun saat suku bunga naik tajam, seperti 2013 dan 2018.

Kelebihan

Risikonya

Cocok untuk

Cara beli

Lewat aplikasi reksadana yang terdaftar di OJK. Saat memilih produk, perhatikan isinya (obligasi negara lebih aman dari obligasi perusahaan) dan biaya pengelolaannya.