Instrumen · Risiko Sangat Tinggi
Crypto (Bitcoin)
Aset digital paling terkenal. Naik-turunnya paling ekstrem di daftar ini, jadi porsinya harus kecil.
Hanya untuk profil Agresif, dengan porsi kecil (contoh di situs ini: 10%). Jangan pakai uang yang kamu tidak siap kehilangan sebagian besarnya.
Apa itu?
Crypto adalah aset digital yang dicatat di jaringan komputer terbuka (blockchain), tanpa bank atau pemerintah sebagai pengelolanya.
Bitcoin (BTC) adalah crypto pertama (2009) dan yang terbesar. Jumlahnya dibatasi maksimal 21 juta koin, itulah sebabnya sebagian orang menyebutnya “emas digital”. Ethereum (ETH) adalah crypto terbesar kedua, berfungsi sebagai jaringan untuk aplikasi digital.
Bitcoin tidak menghasilkan apa-apa: tidak ada laba, dividen, atau kupon. Nilainya murni ditentukan oleh seberapa banyak orang mau membelinya.
Kenapa ada yang tertarik
- Kenaikan historisnya sangat besar sejak awal.
- Makin banyak institusi besar ikut memilikinya.
- Bisa dibeli dengan nominal sangat kecil dan diperdagangkan 24 jam.
Risikonya
- Dalam dolar, pernah turun sekitar 73% dalam setahun (2018) dan sekitar 64% (2022).
- Harga sangat dipengaruhi sentimen, berita, dan regulasi.
- Risiko platform: bursa crypto bisa bangkrut atau diretas.
- Banyak sekali penipuan berkedok crypto: koin abal-abal, “robot trading”, dan janji untung pasti.
- Data historis Bitcoin di situs ini baru dari 2014, jadi simulasi 10 tahun dihitung dari sedikit kemungkinan bulan mulai.
Aturan main di Indonesia
Crypto legal sebagai aset untuk diperdagangkan, tapi bukan alat pembayaran. Sejak 2025, pengawasan perdagangan aset kripto ada di OJK. Hanya beli lewat platform yang terdaftar, dan hanya koin yang masuk daftar aset kripto yang diizinkan.
Cocok untuk
- Profil Agresif, porsi kecil.
- Uang yang tidak dipakai minimal 5–10 tahun, dan siap melihatnya turun lebih dari setengah tanpa panik.
Cara beli
Lewat pedagang aset kripto yang terdaftar di OJK. Hindari tawaran dari grup chat, influencer, atau orang yang menjanjikan untung tetap.